Perjalanan Karier Polo Srimulat, dari Panggung Komedi di Era ’90-an hingga Reuni Terakhir Bersama Rekan Satu Grup

banner 120x600
banner 468x60

loading…

banner 325x300

Polo Srimulat meninggal dunia hari ini, Rabu (6/4/2024). Foto/Instagram @polo_srimulat

JAKARTA – Kematian Polo Srimulat membawa kabar duka mendalam untuk dunia komedi Indonesia. Salah satu personel grup lawak legendaris Srimulat bernama asli Christian Barata Nugroho itu meninggal dunia hari ini, Rabu (6/3/2024).

Kabar tersebut dibenarkan oleh pelawak Tessy yang juga mengabarkan bahwa Polo meninggal dunia di rumah sakit. Namun, belum diketahui secara pasti penyakit apa yang dideritanya.

Sebelum meninggal dunia, pria kelahiran 20 Maret 1962 itu sempat reuni di panggung bersama rekan-rekan Srimulat lainnya yakni Tarzan, Kadir, Tesy, Nunung, Rohana, Yeti, dan Eko Londo pada September 2023.

Penampilan itu begitu meriah lantaran dihadiri pula oleh Ganjar Pranowo yang ikut bernostalgia dengan lawakan-lawakan ala Srimulat yang ikonik.

Polo mulai bergabung dengan grup lawak Srimulat sejak 1990. Sejak saat itu, namanya mulai dikenal sebagai salah satu pelawak Tanah Air.

Polo juga sempat mengungkapkan kerinduan pada rekan-rekannya di Srimulat. Dia mengenang perjuangannya bersama Srimulat saat mencari pekerjaan. Chemistry mereka begitu menyatu sehingga ketika Srimulat bubar, mereka seperti kehilangan arah.

Polo diketahui pernah dipenjara selama 1,5 tahun akibat penggunaan narkoba. Setelah keluar dari penjara, ia aktif menjadi pembicara dalam seminar dan diskusi mengenai narkoba.

Di dunia perfilman, Polo Srimulat memberikan kontribusi melalui berbagai proyek yang mencakup film-film berjudul “Kejarlah Jodoh Kau Kutangkap” (2011) dan “Misteri Pasar Kaget” (2012).

Sementara itu, di layar kaca, Polo Srimulat turut meramaikan layar kaca dengan terlibat dalam sinetron “Jodoh Wasiat Bapak” (2018), di mana ia mengambil peran sebagai Mat Polo.

(tsa)

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *