Sandiaga Uno Siapkan Strategi Khusus untuk Gaet Wisatawan dari Arab Saudi

banner 120x600
banner 468x60

loading…

banner 325x300

Kemenparekraf tengah menyiapkan sejumlah strategi untuk menarik wisatawan asal Arab Saudi ke Indonesia. Foto/MPI/Dimas Andhika Fikri

JAKARTA – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif memprediksi adanya potensi peningkatan perputaran uang selama bulan Ramadan tahun ini hingga 25 persen. Giat ekonomi di berbagai sektor terkhusus pariwisata dan ekonomi kreatif memang terus bertumbuh sejalan berakhirnya pandemi Covid-19.

Menurut Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno, hal tersebut terlihat jelas dari pergerakan jamaah di berbagai destinasi wisata halal, termasuk Masjid Istiqlal pada awal Ramadan 2024.

“Peningkatan ini ada pada konsumsi rumah tangga yang bertumbuh dengan sehat. Jadi kita juga mengonfirmasi dengan jumlah jamaah pada momen buka puasa ini, kita melihat ada peningkatan pergerakan, ada giat ekonomi yang meningkat. Oleh karena itu kita harus terus waspada agar bahan-bahan pokok tidak meningkat,” kata Sandiaga Uno di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Sabtu (16/3/2024).

Demi menguatkan pergerakan ekonomi selama Ramadan, Sandiaga Uno mengaku telah menyiapkan sejumlah strategi. Salah satunya memberikan pelatihan dan pendampingan pada UMKM lokal. Tujuan program ini adalah untuk mengkurasi sekaligus mendorong pemasaran produk secara lebih luas. Sementara di sisi permodalan, Kemenparekraf memberikan bantuan-bantuan dan memfasilitasi sertifikasi halal kepada para pegiat UMKM.

“Tahun ini sudah tidak ada waktu yag panjang lagi, makanya kami melakukan fasilitasi untuk melakukan sertifikasi halal yang harus kita rampungkan di bulan Oktober,” kata Sandiaga.

Kemenparekraf juga tengah menyiapkan sejumlah strategi untuk menarik wisatawan asal Arab Saudi ke Indonesia. Pasalnya, ketersediaan kursi pesawat selepas jamaah Indonesia terbang Arab Saudi dilaporkan nyaris tak berpenumpang.

Padahal bila disiapkan paket-paket khusus, bukan tidak mungkin dapar menarik perhatian wisatawan Arab Saudi.

“Sedang kita bicarakan dengan stakeholder terkait, karena salah satu peluang yang selama ini belum terbuka adalah ketersediaan kursi saat jamaah Indo ke Arab Saudi, tapi pesawat kembalinya itu kosong. Selain menimbulkan cost yang tinggi, juga miss opportunity yaitu sebuah potensi yang hilang. Padahal banyak sekali wisatawan dari Saudi itu keluar saat bulan haji. Jadi saat bulan haji ini justru mereka pergi ke Eropa, Amerika, dan Malaysia,” beber Sandiaga Uno.

Sejauh ini, Kemenparekraf sedang menyusun program dengan maskapai Garuda Indonesia dan Kementerian Agama, sehingga ketersediaan kursi kosong tersebut dapat terisi.

Kemenparekraf juga gencar mempromosikan produk-produk pariwisata dan ekonomi kreatif Indonesia di beberapa kegiatan seperti Arabian Travel Maret yang akan diselenggarakan pada Mei mendatang.

“Jadi kami sangat optimis akan ada peningkatan dan kembali ke angka sebelum Covid. Wisata yang paling diminati oleh wisatawan Arab Saudi adalah wisata alam. Kita sekarang punya destinasi super prioritas yang cuacanya sangat sejuk seperti Danau Toba, Borobudur, Bukit Menoreh juga banyak menarik perhatian wisatawan dari Arab Saudi. Ini yang akan kita pasarkan untuk wisatawan dari Timur Tengah, terkhusus dari Arab Saudi,” pungkas Sandiaga Uno.

(tsa)

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *