Galaxy Digital Galang Dana Investasi US$100 Juta

Era kebangkitan industri aset digital sepertinya tengah dimulai. Setelah beberapa peristiwa di pasar membuat harga kripto terus sumringah, kini banyak perusahaan modal ventura (VC) maupun manajemen aset yang menghimpun dana untuk memperluas kasus penggunaan aset digital. Kini langkah terbaru dilakukan Galaxy Digital yang tengah berupaya menggalang dana investasi sebesar US$100 juta untuk didistribusikan kepada startup yang berfokus pada infrastruktur kripto.

Dalam laporan pada hari Kamis (4/4), Bloomberg mencatat bahwa prosesnya saat ini masih dalam tahap awal dan Galaxy Digital bermaksud segera merilis dana baru tersebut. Berbeda dengan pendanaan-pendanaan sebelumnya yang mengandalkan investasi secara mandiri, kali ini perusahaan yang dipimpin Mike Novogratz itu memang sengaja membukanya untuk investor luar.

Sumber yang mengetahui masalah tersebut mengatakan, setiap startup potensial bisa mendapatkan dana investasi minimal US$1 juta. Adapaun beberapa sektor yang menjadi fokus Galaxy Digital adalah infrastruktur, decentralized finance (DeFi), dan pembayaran.

“Selama bertahun-tahun, kami telah membenamkan modal investasi di belakang para inovator. Sekarang, melalui Galaxy Ventures Fund I LP yang bermitra denggan investor luar, memungkinkan kami untuk terus mendorong ekosistem aset digital dengan mendukung perusahaan tahap awal,” jelas pihak Galaxy Digital.

Selain Galaxy Digital, Pemodal Lain Juga Getol Kumpulkan Pendanaan

Perusahaan VC lain seperti Paradigm juga dikabarkan tengah menggalang dana hinggaUS$850 juta untuk mengakselerasi industri kripto. Masing-masing pihak sepertinya tidak ingin kehilangan momentum dari menghijaunya pasar.

General Partner Galaxy Ventures, Will Nuelle, secara terpisah mengungkapkan pihaknya percaya bahwa platform teknologi anyar, seperti kripto, bisa menciptakan model bisnis yang kuat dan juga sepenuhnya baru. Namun di sisi lain, harus juga diakui bahwa hal itu juga kerap menjadi tempat yang baik untuk mendapatkan keuntungan investasi.

Menurutnya, model bisnis di industri aset digital yang saat ini bisa menghasilkan kesesuaian dengan produk pasar adalah Software as a Services (SaaS), crypto exchange, stablecoin / lending, serta block space. Hal itu juga sepertinya yang menjadi dasar bagi Galaxy untuk terus mendorong sektor tersebut terus bertumbuh .

Partner di Dragonfly Capital, Tom Schmidt menambahkan bahwa ruang kripto pada tahun lalu sangat dingin, tetapi pada kuartal I/2024, hal itu sepertinya akan banyak berubah. Pasalnya, para pihak yang masuk ke dunia kripto dan blockchain di kuartal pertama awal tahun ini lebih tinggi 25% dari Q4 tahun lalu yang mencapai US$2,02 miliar.

Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Yuk, sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram dan Twitter BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi.

Exit mobile version