Terungkap, Ini Alasan Marcus Fernaldi Gideon Putuskan Gantung Raket

banner 120x600
banner 468x60

loading…

banner 325x300

Marcus Fernaldi Gideon saat ditemui di Gideon Badminton Academy, Minggu (10/3/2024). Foto: MPI/Bagas Abdiel Kharis Theo

BOGOR Marcus Fernaldi Gideon memutuskan gantung tepat di hari ulang tahunnya Sabtu 9 Maret 2024. Ia akhirnya buka suara tentang alasannya untuk gantung raket.

Sebelumnya, ia mengumumkan pensiun lewat akun Instagram pribadinya. Namun, pria berusia 33 tahun itu belum terlalu detail menjelaskan alasannya pensiun sebagai atlet bulu tangkis.

Saat ditemui di Gideon Badminton Academy, Minggu (10/3/2024), Marcus akhirnya menjelaskan untuk pensiun. Banyak pertimbangan yang sudah dipikirkan secara matang hingga akhirnya secara bulat memilih gantung raket.

“Alasan kenapa mundur pasti banyak, banyak yang bilang juga masih bisa, masih berprospek terus di-compare sama The Daddies sampai umur segitu masih main. Menurut saya setiap manusia punya jalan masing-masing, enggak mungkin bisa disamakan dengan orang lain,” kata Marcus.

“Menurut saya, saya retired kemarin tuh udah puas dengan hasil saya dan kita melalui pertimbangan yang banyak. Saya tanya istri dan ada ngobrol juga sama orangtua. Menurut saya, ini keputusan paling baik, retired sekarang dan enggak perlu membandingkan diri sama yang lain,” lanjutnya.

Marcus pun sebenarnya sudah mulai memikirkan pensiun sejak ia mengalami cedera kaki. Namun, niatan untuk tertahan setelah ia berkonsultasi dengan Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBSI, M. Fadil Imran. Ia disarankan menjalani operasi.

“Sebenarnya jujur sebelum operasi saya sudah diskusi, saya datang ke rumah pak Sekjen, Pak Fadil. Saya tanya, ‘pak ini tuh gimana ya? maksudnya saya operasi enggak? kalau gak operasi gapapa. saya berhenti aja’,” jelas Marcus.

“Maksudnya dengan pencapaian yang saya dapat, umur, saya merasa sudah happy, saya puas banget. Pak Fadil nyaranin udah operasi dulu, nanti kita lihat ke depan yang penting sembuhin dulu aja. Mau main lagi, mau enggak main lagi, ya enggak apa-apa. disembuhin dulu kan gatau ke depannya gimana,” sambungnya.

Akhirnya momen penentuan pun terjadi di India kala mentas di Syed Modi India International dan Guwahati Masters 2023 Marcus bersama tandem junior-nya, M. Rayhan Nur Fadillah turun di ajang tersebut. Sayangnya mereka harus tersingkir di babak 32 besar Syed Modi India International dan perempatfinal di Guwahati Masters 2023.

Hasil yang dianggap kurang baik itu membuat Marcus mempertimbangkan matang-matang untuk pensiun. Sebab, untuk mengulang kariernya dari level bawah akan sangat berat di usia yang sudah tidak muda lagi.

“Trus kemarin kan udah main juga udah nyoba di India dan hasilnya kalau menurut saya enggak memuaskan. Kalau ulang dari bawah, kayaknya juga berat kalau saya. Pergi pertandingannya yang kecil dulu, jauh-jauh jadinya itu buat pertimbangan juga,” sambung Marcus.

“Yang lain masih banyak, masih ada Fajar/Rian dll. Maksudnya biar yang muda aja. Saya udah cukup lama main, udah lama di pelatnas dan ya itu pertimbangannya,” tutupnya.

(sto)

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *