Profil Letexier Francois, Wasit Kontroversial yang Beri Hadiah Penalti dan Usir Shin Tae-yong

banner 120x600
banner 468x60

loading…

banner 325x300

Nama Letexier Francois dalam sekejap menjadi buah bibir di media sosial / Foto: Tangkapan layar X

Nama Letexier Francois dalam sekejap menjadi buah bibir di media sosial. Ini tak lepas dari beberapa keputusan kontroversial saat memimpin laga Timnas Indonesia U-23 vs Guinea U-23 pada laga playoff Olimpiade Paris 2024 di Stade Pierre Pibarot, Kamis (9/5/2024) malam WIB.

Laga Playoff Olimpiade Paris 2024 diketahui menghadirkan banyak drama. Salah satu yang menjadi sorotan Ketika wasit asal Prancis memberikan hadiah penalti saat Alfeandra Dewangga melakukan pelanggaran kepada salah satu pemain Guinea U-23 di kotak penalti sehingga langsung menunjuk titik putih.

Padahal dari tayangan ulang diketahui bahwa tekel yang dilakukan Dewangga cukup bersih lantaran sempat mengenai bola terlebih dahulu sebelum menjatuhkan pemain Guinea U-23. Tapi wasit tetap menunjuk titik putih yang membuat situasi semakin panas.

Beberapa pemain Indonesia U-23 melakukan protes keras. Namun Letexier Francois bersikeras bahwa itu merupakan pelanggaran. Sekadar informasi, pertandingan playoff Olimpiade Paris 2024 ini tak menggunakan Video assistant referee (VAR), yang membuat wasit berlari ke pinggir lapangan untuk menilai apakah keputusannya tepat atau tidak.

Sementara di pinggir lapangan, Shin Tae-yong yang mengetahui keputusan itu langsung naik pitam. Pelatih berusia 53 tahun ini merasa kalau tekel yang dilakukan Dewangga bersih.

Adu mulut pun terjadi antara dia dengan wasit Francois. Sampai-sampai wasit mengusir Shin Tae-yong setelah memberikan dua kartu kuning.

Hadiah penalti tetap diberikan pada Guinea U-23, namun penendang penalti tak mampu mengeksekusi dengan baik setelah tendangannya mampu ditepis kiper Ernando Ari. Tapi hingga peluit panjang dibunyikan skor 0-1 untuk kemenangan Guinea U-23 tak berubah.

Guinea U-23 memastikan tempat Olimpiade Paris 2024. Mereka nantinya tergabung di Grup A bersama tuan rumah Prancis, Amerika Serikat, dan Selandia Baru.

Lantas, seperti apa profil Letexier Francois?

Letexier Francois adalah wasit asal Prancis. Mengutip data dari Transfermarkt, dia telah memimpin pertandingan sebanyak 30 kali (termasuk Indonesia U-23 vs Guinea U-23).

Letexier Francois terbilang royal dalam mengeluarkan kartu. Tercatat, ada 120 kartu kuning, satu kartu kuning kedua, tiga kartu merah dan sembilan hadiah penalti.

(yov)

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *