Profil Claudia Scheunemann, Pencetak Gol Timnas Indonesia Putri U-17 ke Gawang Filipina

banner 120x600
banner 468x60

loading…

banner 325x300

Claudia Scheunemann menjadi pemain yang paling menonjol saat tampil membela Timnas Putri Indonesia U-17 di Piala Asia U-17 2024 / Foto: PSSI

Claudia Scheunemann menjadi pemain yang paling menonjol saat tampil membela Timnas Putri Indonesia U-17 di Piala Asia U-17 2024. Meskipun gagal membawa Garuda Pertiwi Muda menang usai dikalahkan Filipina dengan skor 1-6 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Senin (6/4/2024) malam WIB, namun dara cantik berusia 15 tahun itu pantas dianggap sebagai mesin gol di skuad Merah Putih.

Pada laga pembuka penyisihan Grup A, Timnas Putri Indonesia U-17 sempat tertinggal lebih dulu melalui gol yang dicetak Pino di menit keenam. Keunggulan itu tak bertahan lama, sebab Claudia mampu mengejutkan Filipina dengan mencetak gol penyeimbang di menit 12.

Claudia mencetak gol cantik dari luar kotak penalti. Namun gol penyeimbang itu tak mampu membuat tim terhindar dari kekalahan. Sebab, lini pertahanan Timnas Putri Indonesia U-17 benar-benar keropos dengan kebobolan lima gol tambahan.

“Kita sudah berusaha paling bagus, tim ini juga persiapan hanya satu bulan, jadi masih banyak yang harus diperbaiki, semoga kedepannya kita bisa perbaikan dan lebih kompak lagi, step by step bisa lebih bagus lagi,” tutur Claudia.

Sebutan mesin gol untuk Claudia sepertinya tak terlalu berlebihan. Wanita kelahiran Tangerang 24 April 2009 itu pernah menyabet penghargaan Player of the Match dan menjadi top skor Piala AFF U19 Wanita 2023 bersama rekannya, Ayunda Anggraini. Ponakan dari Timo Scheunemann itu memborong empat gol dari tiga pertandingan di fase grup.

Kecintaan Terhadap Sepak Bola

Claudia pertama kali dikenalkan dengan olahraga sepak bola dari lingkungan keluarganya. Gadia gado-gado Jerman-Indoensia ini merupakan anak dari Ralph Scheunemann dan juga keponakan dari Timo Scheunemann yang pernah menjadi pelatih Persema Malang, Persiba Balikpapan, hingga Timnas Putri Indonesia di SEA Games 2009.

Tak heran darah sepak bola mengalir deras di tubuhnya. Claudia mulai diperkenalkan dengan sepak bola saat bergabung di Young Warrior Football Academy.

Namanya terus berkibar hingga di beberapa turnamen internasional, Cluadia tidak pernah kehilangan kesempatan untuk tampil membela Timnas Indonesia.

(yov)

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *