Menkominfo Imbau Agar Masyarakat Dapat Menerima Hasil Pemilu 2024

banner 120x600
banner 468x60

BeritaNasional.ID, Jakarta — Sesuai jadwal yang telah ditetapkan, hasil resmi Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 akan diumumkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada 20 maret mendatang.

Maka dari itu, Menteri Komunikasi dan Infomatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi mengimbau kepada masyarakat agar dapat menerima hasil pemilu tersebut.

banner 325x300

Dikutip dari antara, hal itu disampaikannya dalam keterangan pers usai menghadiri Rapat Redaksi Nasional Pembahasan Isu dan Perkembangan Pasca Pemilu 2024, di Kantor Lembaga Penyiaran Publik Televisi Republik Indonesia, Jakarta Pusat, Kamis (14/03/2024).

“Karena rakyat sudah memberikan suaranya, sudah membuat keputusan, kita terima hasilnya, tunggu sambil menanti hasil resmi yang disampaikan oleh penyelenggara Pemilu, dalam hal ini yaitu Komisi Pemilihan Umum,” ujarnya.

Menkominfo mengatakan tantangan terbesar bukan hanya terletak pada persaingan antar calon atau partai politik, tetapi juga pada potensi polarisasi masyarakat. Terlebih di ruang publik, belakangan ini banyak beredar narasi mengenai kecurangan hasil Pemilu 2024.

Menurutnya, narasi kecurangan Pemilu akan memengaruhi legitimasi proses Pemilu Serentak 2024. Padahal saat ini, tidak ada lagi batasan ruang dan waktu, terutama di dunia maya. Selain itu, masyarakat bisa mengunggah semua hasil penghitungan dari setiap tempat pemungutan suara (TPS).

“Seluruh rakyat pun bisa lihat hasil suara dalam pemilu. Jadi, semuanya serba terbuka mulai dari cara daftar memilih, menghitung rekapitulasi suara, dan lain-lain. Statement dari kawalpemilu.org, sudah jelas bahwa tidak ada kecurangan dalam Pemilihan Umum 2024,” imbuhnya.

Budi Arie menegaskan saat ini Pemerintah berupaya mendukung KPU untuk menjelaskan kepada semua pihak bahwa pesta demokrasi telah berlangsung dengan baik.

Dirinya kemudian menyebutkan bahwa masyarakat di akar rumput sudah bisa menerima hasil karena dalam demokrasi kalah dan menang sudah menjadi hal yang biasa.

“Ini kan soal harmonisasi, rekonsiliasi sudah terjadi di akar rumput, masyarakat sudah lebih baik. Saya mengharapkan semoga kita rukun kembali, karena pemilu sudah selesai. Jadi, kita bersatu kembali untuk membangun dan memajukan Indonesia,” ucapnya.

Sementara itu, Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Kominfo Usman Kansong menyatakan keterbukaan pelaksanaan Pemilu 2024 telah dilakukan oleh KPU sebagai penyelenggara.

Menurut Usman, KPU setiap hari melakukan jumpa pers untuk menyampaikan informasi mengenai pelaksanaan Pemilu.

“Jadi sebetulnya keterbukaan itu sudah terjadi, namun barangkali statement yang dikutip, terutama dimedia sosial dipotong-potong, sehingga publik tidak mendapatkan secara utuh. Tetapi kalau dimedia mainstream, saya kira aman-aman saja,” pungkasnya.

Usman juga mendorong media untuk mengambil sumber penyajian berita secara mendalam dari masyarakat di akar rumput.

“Ternyata kalau di akar rumput ini kan, orang sudah beraktivitas seperti biasa, orang buka puasa bersama walaupun mungkin pilihan politiknya berbeda-beda di Pemilu tanggal 14 Februari 2024 kemarin, tetapi semua berjalan normal seperti biasa,” tuturnya. (Ay/Bernas)

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *