Cerita Fanny Ghassani Susah Cari Takjil Ramadan pada Momen Nyepi di Bali

banner 120x600
banner 468x60

loading…

banner 325x300

Fanny Ghassani sempat menjalani awal puasa Ramadan di Bali. Foto/Instagram Fanny Ghassani

JAKARTA – Fanny Ghassani sempat menjalani awal puasa Ramadan di Bali. Saat itu, dia tengah menemui suaminya, Erwan Agustian Priyambudi, yang tinggal di Pulau Dewata karena urusan bisnis.

Menurut Fanny, suasana Ramadan di Jakarta dan Bali sangat jauh berbeda. Selain karena mayoritas warganya beragama Hindu, Bali juga merupakan destinasi wisata dan memiliki banyak tempat hiburan malam.

“Kalau ngomongin perbedaan mungkin perbedaannya suasana Ramadan itu berasa banget,” kata Fanny Ghassani saat ditemui di kawasan Cawang, Jakarta Timur, belum lama ini.

Fanny juga merasakan sensasi menjalani puasa yang bertepatan dengan momen Hari Raya Nyepi pekan lalu.

“Kemarin kerasa lagi berbarengan dengan Nyepi ya. Tarawih di sana, sahur pertama gelap-gelapan. Kita matiin lampu, TV. Aku tetap menjalani agamaku, ya saling menghargai aja,” kata dia.

Selain jarang mendengar adzan, wanita 33 tahun itu juga mengaku kesulitan mencari takjil selama di Bali. Sebab, tak ada aktivitas apa pun saat perayaan Nyepi.

“Kalau di sini (Jakarta) kan adzan kita bisa dengar, terus rutinitas buka puasa nyari takjil kan banyak ya. Di Bali aku perjalanan aja satu jam, jadi sampai sana keburu beduk, terus habis gitu, agak susah nyari takjilnya,” kenang Fanny.

(tsa)

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *